DPR Minta Basarnas Buka Kembali Pencarian Jurnalis dan Kru Kapal di Selat Sunda
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Basarnas mengidentifikasi Surakman sebagai kru kapal Arupadhatu 1 yang hilang melalui tes DNA setelah jenazahnya ditemukan di pesisir Pulau Enggano. Operasi gabungan khusus telah berakhir sesuai SOP pada 14 September dan dialihkan menjadi operasi kesiapsiagaan rutin melalui pemantauan komunikasi dengan nelayan. Basarnas Banten menyatakan tidak akan membuka kembali operasi pencarian karena prosedur telah dijalankan, namun evaluasi tetap dilakukan jika ada informasi signifikan dari DVI Mabes Polri.
Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal meminta Basarnas membuka kembali pencarian atas dasar kemanusiaan dan harapan keluarga, meskipun batas waktu SOP telah terlampaui. Sementara itu, Badan Pengaturan BUMN bersama 10 perusahaan pelat merah memberikan bantuan 'tali kasih' kepada keluarga korban yang hilang sejak 7 September 2026 saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.
Terdapat perbedaan data jumlah korban yang hilang: Liputan6 menyebutkan enam orang (lima jurnalis dan satu ABK), sedangkan kumparan menyebutkan lima wartawan dan dua kru kapal. Liputan6 juga menyebutkan bantuan BUMN diberikan kepada keluarga lima jurnalis dan tiga kru kapal.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Liputan6.com
ABK Teridentifikasi, Basarnas Ungkap Kelanjutan Pencarian 5 Jurnalis
23 September 2026 pukul 22.15 · Baca aslinya ↗
DPR Minta Basarnas Buka Lagi Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda
24 September 2026 pukul 16.59 · Baca aslinya ↗
BUMN Beri Perhatian ke Keluarga 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal
24 September 2026 pukul 21.14 · Baca aslinya ↗
kumparan
Operasi Gabungan Berakhir, Basarnas Cari 5 Jurnalis Hilang via Operasi Rutin
24 September 2026 pukul 18.21 · Baca aslinya ↗
Waka DPR Minta Basarnas Kembali Cari 5 Wartawan Hilang: Ini Tentang Kemanusiaan
24 September 2026 pukul 19.11 · Baca aslinya ↗