Operasi SAR KMP Putri Yasmin Ditutup, 4 Korban Masih Hilang
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok secara resmi ditutup setelah berlangsung selama delapan hari. Dalam operasi tersebut, tim gabungan berhasil menyelamatkan 212 penumpang dan menemukan satu korban meninggal dunia. Namun, empat korban masih belum ditemukan hingga akhir operasi, yaitu Yasir Arafat, Selvina Rambu Mayi, I Made Sutarjana, dan Slamet Yulianto.
Pencarian melibatkan tiga matra, yakni udara, laut, dan darat, dengan berbagai armada canggih seperti helikopter, pesawat, drone termal, kapal patroli, dan tim darat yang menyusuri garis pantai. Wilayah pencarian mencakup dari Selat Lombok hingga perairan selatan Pulau Jawa, bahkan hingga perairan Bali. Media Indonesia melaporkan perpanjangan operasi hingga hari kedelapan berdasarkan evaluasi tim SAR dan permintaan keluarga korban, sementara JPNN menyatakan operasi ditutup setelah delapan hari pencarian intensif.
Meskipun operasi ditutup, pihak SAR menyatakan siap membuka kembali pencarian jika ditemukan bukti atau informasi baru mengenai keberadaan korban. Penggunaan pesawat CASSA TNI AL dengan jangkauan 3.650 mil laut persegi juga dilaporkan oleh Media Indonesia untuk memperluas area pencarian.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Media Indonesia
Operasi SAR KMP Putri Yasmin Diperpanjang hingga Hari Kedelapan
18 Agustus 2026 pukul 20.30 · Baca aslinya ↗
Operasi SAR KMP Putri Yasmin Resmi Ditutup, 4 Korban Masih Hilang
19 Agustus 2026 pukul 18.56 · Baca aslinya ↗
JPNN.com
Operasi SAR KMP Putri Yasmin Ditutup: 212 Selamat, Empat Korban Masih Hilang
20 Agustus 2026 pukul 07.14 · Baca aslinya ↗