Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

Pabrik Volkswagen di Jerman Alih Fungsi Menjadi Pusat Produksi Pertahanan

Pabrik Volkswagen di Osnabrück, Jerman, akan dialihfungsikan menjadi pusat industri pertahanan melalui kesepakatan dengan pemerintah Lower Saxony dan Aurelius Capital. Fasilitas ini akan bekerja sama dengan Rafael Advanced Defense Systems dari Israel untuk memproduksi sistem pertahanan udara, kendaraan militer, peluncur, dan generator bagi pasar Jerman serta Eropa, meskipun rudal pencegat Tamir tidak akan diproduksi di sana. Langkah ini dilakukan di tengah restrukturisasi besar Volkswagen yang berencana memangkas 100 ribu pekerja akibat lemahnya permintaan pasar dan persaingan ketat.

Alih fungsi pabrik ini diharapkan dapat mempertahankan lebih dari 1.200 lapangan kerja sekaligus merespons peningkatan kebutuhan keamanan Jerman. Peralihan ini mencerminkan tren industri otomotif Eropa yang mulai merambah sektor pertahanan akibat situasi geopolitik dan perang di Ukraina. Menurut dewan pekerja VW, transformasi ini diperkirakan menyelamatkan sekitar 1.400 dari 1.800 pekerja di pabrik tersebut.

Pemerintah Jerman merencakan kenaikan anggaran pertahanan sebesar sepertiga pada tahun depan, mencapai 109,7 miliar euro (sekitar US$ 127 miliar), dibandingkan 82,7 miliar euro pada tahun ini. Transformasi ini juga merupakan bagian dari strategi VW untuk beradaptasi dengan kondisi pasar yang menurun dan persaingan ketat dari produsen kendaraan listrik asal China. Transaksi penjualan aset pabrik VW masih tunduk pada persetujuan regulasi dan kesepakatan akhir mengenai struktur organisasi baru.

Menurut tiap media