Panen Padi Biosalin 166,5 Ton di Tengah El Niño, Kolaborasi Pemkab Batang dan Mitra
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Di tengah kondisi El Niño yang sangat kuat dan musim kemarau yang meluas, Pemerintah Kabupaten Batang bersama PT PGN, Subholding Gas Pertamina, dan BRIN berhasil memanen 166,5 ton gabah kering panen (GKP) padi biosalin. Panen dilakukan pada 18 September 2026 sebagai bagian dari program CSR pengembangan varietas padi biosalin dan minapadi salin di kawasan dengan salinitas tinggi. Hasil panen ini setara dengan nilai ekonomi mencapai Rp1,3 miliar, menunjukkan bahwa lahan pesisir yang sebelumnya tidak produktif selama enam tahun dapat kembali dimanfaatkan secara ekonomis.
Proyek ini berlangsung dalam kondisi El Niño sangat kuat (ENSO 2,6) dan 80,7% zona musim kemarau. Padi biosalin berhasil dikembangkan di 232 hektare di Semarang, Jepara, dan Batang, menunjukkan lahan yang sebelumnya tidak produktif selama 6 tahun dapat dimanfaatkan kembali. Kolaborasi ini menandakan bahwa teknologi budidaya padi biosalin mampu mengubah lahan pesisir berkadar garam tinggi menjadi lahan pertanian produktif meskipun di tengah kondisi iklim ekstrem.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
Di Tengah El Nino, Pemkab Batang Berhasil Panen 166,5 Ton Padi Biosalin
18 September 2026 pukul 16.53 · Baca aslinya ↗
kumparan
Kolaborasi PGN, BRIN dan Pemkab Batang Sukses Panen Raya 166,5 Ton Padi Biosalin
20 September 2026 pukul 16.31 · Baca aslinya ↗