Peluang Indonesia Memperkuat Posisi Liquidity Hub Aset Kripto
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Beberapa media melaporkan bahwa Indonesia memiliki peluang untuk memperkuat posisinya sebagai liquidity hub aset kripto di Asia Tenggara, didorong oleh minat pasar domestik yang tinggi dan ketertarikan proyek blockchain global. James Eugene, Vice President of Business Development INDODAX, menyatakan bahwa aktivitas pasar domestik menunjukkan daya tarik yang dapat menjadi modal awal peran regional yang lebih besar.
Perbedaan dalam penguatan aspek yang diperlukan disebutkan oleh sumber yang berbeda. Salah satu sumber menyebutkan tiga aspek utama yang perlu diperkuat: jumlah builders dengan kapabilitas global, ketersediaan likuiditas yang menghubungkan proyek, exchange, dan investor, serta kepastian regulasi. Sementara sumber lain menekankan dua hal: sinergi antara regulasi dan inovasi, serta perlindungan konsumen. Kedua sumber sepakat bahwa likuiditas bersifat kompleks dan memerlukan sinergi banyak aktor, serta pentingnya sweet spot antara inovasi dan regulasi dengan prioritas pada perlindungan konsumen.
Aspek lain yang disebutkan termasuk peran penting venture capital dalam mendukung pertumbuhan pasar, kepastian arah regulasi dan infrastruktur hukum untuk menarik partisipasi institusi dan perusahaan asing, serta bahwa Indonesia sudah memiliki regulasi aset digital namun kejelasan implementasi ke depan menentukan keputusan pelaku usaha. Penguatan aspek-aspek ini diharapkan dapat mengubah Indonesia dari sekadar pasar pengguna menjadi bagian ekosistem aset digital regional yang menarik proyek, modal, dan inovasi global.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
Minat Pasar Tinggi, Indonesia Punya Peluang Perkuat Posisi Liquidity Hub Aset Kripto
15 Agustus 2026 pukul 19.24 · Baca aslinya ↗
JPNN.com
Indonesia Berpeluang Perkuat Posisi Liquidity Hub Aset Kripto
16 Agustus 2026 pukul 10.57 · Baca aslinya ↗