Peluncuran Indonesia Endowment Ecosystem untuk Pendanaan Sosial Berkelanjutan
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Rumah Wakaf, Rumah Zakat, dan SharingHappiness meluncurkan Indonesia Endowment Ecosystem (IEE) untuk mengatasi tantangan pendanaan program sosial jangka panjang. Infrastruktur kolaborasi ini mengalihkan paradigma filantropi dari sekadar penghimpunan donasi berulang menjadi pembangunan dan pengelolaan aset produktif berbasis wakaf. Dana yang terhimpun dikelola sebagai dana abadi, di mana pokok aset dipertahankan dan hasilnya digunakan untuk membiayai program sosial secara berkelanjutan lintas generasi.
IEE mengembangkan empat model dana abadi yang mencakup bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan kemanusiaan. Struktur model ini terdiri dari tiga lapisan: aset wakaf sebagai fondasi, pengelolaan aset produktif, dan pemanfaatan hasil. Dalam ekosistem ini, Rumah Wakaf berperan sebagai nazhir dan infrastruktur tata kelola, SharingHappiness.org sebagai platform digital yang menghubungkan lebih dari 1,2 juta donatur, sementara organisasi sosial menjadi impact owner dan mitra investasi mengelola aset.
Pengembangan IEE direncanakan hingga 2028. Target tahun 2026 adalah peluncuran ekosistem dan Indonesia Endowment Ecosystem Summit perdana. Tahun 2027 difokuskan pada perluasan portofolio serta standardisasi sistem pelaporan dampak. Pada 2028, ekosistem ini diharapkan telah terintegrasi dengan kebijakan filantropi nasional dan tersebar ke skala nasional lintas provinsi.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JPNN.com
Indonesia Endowment Ecosystem Diluncurkan, Wakaf Produktif Jadi Andalan Dana Sosial
10 September 2026 pukul 17.30 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Indonesia Endowment Ecosystem Kembangkan Empat Model Dana Abadi Berbasis Aset Produktif
10 September 2026 pukul 21.50 · Baca aslinya ↗