Pemakamanan Ratko Mladic di Beograd Penuh Kontroversi
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Mantan komandan militer Serbia Ratko Mladic yang dihukum pasca kejahatan perang oleh PBB meninggal di penjara di Den Haag. Upacara pemakamannya digelar di Beograd dengan hadirnya puluhan hingga ribuan masyarakat Serbia, termasuk mantan pejabat militer, anggota keluarga, dan pejabat agama. Mladic dikabarkan sebagai "Jagal Bosnia" karena dituduh membantai 8.000 Muslim, namun juga dihormati sebagai pahlawan nasionalis di Serbia.
Perbedaan laporan antara media: SINDOnews menyebut Mladic meninggal pada tahun 2026, sementara Media Indonesia menyebut usia 84 tahun. Media Indonesia juga melaporkan ribuan masyarakat Serbia memadati Beograd, sementara SINDOnews hanya menyebut puluhan orang. Selain itu, Media Indonesia menambahkan bahwa Pemerintah Serbia memberikan transportasi gratis bagi melayat dan mengemukakan kecaman UE terhadap pemakamanan tersebut, sementara SINDOnews tidak menyebutkan hal tersebut.
Polemik pemakamanan ini memicu kecaman internasional, terutama dari Uni Eropa yang menghimbau keras terhadap glorifikasi Mladic. Prosesi dipimpin Patriark Serbia dengan memberikan doa, namun korban perang menyindir acara tersebut.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
SINDOnews
Ironi Jagal Bosnia Pembantai 8.000 Muslim: Mati sebagai Penjahat Perang, tapi Dipuja bak Pahlawan
6 September 2026 pukul 11.31 · Baca aslinya ↗
Media Indonesia
Ribuan Warga Serbia Hadiri Pemakaman Penjahat Perang Ratko Mladic di Beograd
8 September 2026 pukul 05.55 · Baca aslinya ↗