Pembentukan Kemenko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Presiden Prabowo Subianto membentuk Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi yang dipimpin oleh Bahlil Lahadalia. Bahlil juga menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pembentukan lembaga ini bertujuan mempercepat eksekusi target serta pelaksanaan program hilirisasi dan transisi energi. Terkait struktur, pemerintah masih menyiapkan aturan teknis mengenai posisi BKPM di bawah kementerian koordinator baru tersebut.
Menkeu Suahasil Nazara menjelaskan anggaran operasional Kemenko Hilirisasi bersumber dari anggaran Kementerian ESDM, yang berdasarkan APBN 2027 dialokasikan sebesar Rp 27,37 triliun. Pengalihan dilakukan setelah kantor dan struktur kelembagaan lengkap, sementara tata kelola anggaran masih dalam proses pembuatan. Di sisi lain, Menteri Investasi dan Hilirisasi BKPM Rosan Roeslani menyebut sektor hilirisasi menyumbang 30% dari total investasi Indonesia pada 2025-2026, atau setara Rp 650 triliun dari total Rp 2.041,3 triliun.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JawaPos
Prabowo Bentuk Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi, Menkeu Jawab soal Sumber Anggaran
6 Oktober 2026 pukul 12.45 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Ada Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi, Rosan Buka Suara
6 Oktober 2026 pukul 13.43 · Baca aslinya ↗