Pembukaan Kembali Bandara Atung Bungsu Setelah Evaluasi Abu Krakatau
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi membuka kembali Bandara Atung Bungsu di Pagar Alam, Sumatera Selatan, pada Senin, 7 September 2025, setelah evaluasi menunjukkan lokasi bandara tidak lagi terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Pembukaan dilakukan dalam rapat koordinasi bersama Presiden Prabowo secara daring, dengan keputusan didasarkan pada hasil pemantauan terbaru yang menunjukkan kondisi aman bagi operasional penerbangan. Pemerintah tetap memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau secara ketat dan melakukan pengujian lapangan untuk menilai sejauh mana abu vulkanik masih terdeteksi di permukaan bandara.
BMKG melaporkan pada pukul 12.10, abu vulkanik teramati bergerak ke arah barat daya di ketinggian 15.000 feet dengan kecepatan 10 knot dan intensitas tetap. Namun, pada 8 September 2026, BMKG mencatat perbedaan posisi erupsi: pada pukul 00.00 WIB abu bergerak ke Selatan dan Barat Daya di ketinggian 15.000 ft, sementara pada pukul 08.00 WIB kembali ke arah Selatan-Barat Daya di ketinggian 7.000 ft. Perbedaan ketinggian dan arah pergerakan abu menunjukkan variasi aktivitas vulkanik yang berkelanjutan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
kumparan
Bandara Atung Bungsu Kembali Dibuka, Sudah Tak Terdampak Vulkanik Anak Krakatau
7 September 2026 pukul 15.35 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Sebaran Abu Krakatau 8 September 2026 di Wilayah RI, Ini Kata BMKG
8 September 2026 pukul 11.17 · Baca aslinya ↗