Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Pembukaan Kembali Bandara Atung Bungsu Setelah Evaluasi Abu Krakatau

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi membuka kembali Bandara Atung Bungsu di Pagar Alam, Sumatera Selatan, pada Senin, 7 September 2025, setelah evaluasi menunjukkan lokasi bandara tidak lagi terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Pembukaan dilakukan dalam rapat koordinasi bersama Presiden Prabowo secara daring, dengan keputusan didasarkan pada hasil pemantauan terbaru yang menunjukkan kondisi aman bagi operasional penerbangan. Pemerintah tetap memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau secara ketat dan melakukan pengujian lapangan untuk menilai sejauh mana abu vulkanik masih terdeteksi di permukaan bandara.

BMKG melaporkan pada pukul 12.10, abu vulkanik teramati bergerak ke arah barat daya di ketinggian 15.000 feet dengan kecepatan 10 knot dan intensitas tetap. Namun, pada 8 September 2026, BMKG mencatat perbedaan posisi erupsi: pada pukul 00.00 WIB abu bergerak ke Selatan dan Barat Daya di ketinggian 15.000 ft, sementara pada pukul 08.00 WIB kembali ke arah Selatan-Barat Daya di ketinggian 7.000 ft. Perbedaan ketinggian dan arah pergerakan abu menunjukkan variasi aktivitas vulkanik yang berkelanjutan.

Menurut tiap media