Jakarta · Kamis, 17 September 2026Cari
WargaKonoha

Pemerintah Alokasikan Rp 61,65 T untuk Elektrifikasi Listrik 10.068 Lokasi hingga 2029

Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 61,65 triliun untuk program elektrifikasi listrik perdesaan yang menargetkan 10.068 lokasi di seluruh Indonesia. Program ini didasarkan pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 308.316 Tahun 2025 dan akan dilaksanakan selama 2025 hingga 2029. Hingga kini, 1.516 lokasi telah terjangkau listriknya, setara dengan 15% dari target total. Program ini fokus pada daerah terpencil seperti kawasan pegunungan dan pulau terpencil yang belum terlayani listrik.

Target 10.068 lokasi tersebar di 8.561 desa, 2.295 kecamatan, 375 kabupaten/kota, dan 36 provinsi. Dua skema utama digunakan: 5.466 lokasi dipasok langsung dari jaringan PLN existing, sementara 4.602 lokasi terisolasi akan dibangun pembangkit skala kecil berbasis Energi Baru dan Terbarukan (EBT) off-grid dengan total kapasitas 508 MW. Pemilihan teknologi EBT disesuaikan dengan potensi lokal seperti tenaga surya, air, dan biomasa.

Realisasi hingga saat ini mencapai 1.516 lokasi atau 15 persen dari target. Persentase progres ini konsisten antar media, meskipun kumparan menyebutkan fokus pada daerah pegunungan dan pulau terpencil, sementara Liputan6.com menekankan distribusi geografis target ke 36 provinsi.

Menurut tiap media