Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pemerintah Alokasikan Rp5,9 T untuk Program Magang dan Pelatihan Vokasi

Pemerintah Indonesia mengalokasikan anggaran sebesar Rp5,9 triliun untuk memperkuat program Magang Nasional (MagangHub) dan pelatihan vokasi tahun 2026. Dari total tersebut, Rp4,2 triliun dialokasikan untuk program magang dan Rp1,7 triliun untuk pelatihan vokasi. Langkah ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja sesuai kebutuhan dunia kerja.

Program pelatihan vokasi menargetkan 300.000 peserta dengan keterampilan konvensional seperti pengelasan, perbengkelan, dan elektronika, serta keterampilan berbasis teknologi seperti smart operation dan smart farming. Durasi pelatihan bervariasi; satu sumber menyebutkan 1 hingga 6 bulan, sementara sumber lain merinci durasi 1–2 bulan untuk pelatihan umum dan hingga 6 bulan khusus untuk pengelasan. Lulusan pengelasan disebutkan memiliki prospek kerja tinggi dengan kisaran gaji puluhan juta rupiah per bulan.

Program magang nasional menyediakan kuota 150.000 peserta dalam tiga tahap masing-masing 50.000, dengan pendaftaran tahap pertama ditutup pada 28 Juli 2026 dan diikuti oleh 300.000 pendaftar. Peserta magang mendapat uang saku sesuai upah minimum kota dan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Pelaksanaan program melibatkan 42 balai pelatihan milik Kementerian Ketenagakerjaan dan balai pelatihan pemerintah daerah.

Menurut tiap media