Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino dengan Kebakaran dan Kekeringan di Jakarta
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memerintahkan seluruh jajaran untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hingga akhir September 2026 akibat fenomena El Nino yang masih berlangsung. Pemerintah juga fokus menghadapi risiko kebakaran akibat kondisi kemarau yang berkelanjutan serta melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) sebagai upaya untuk menurunkan hujan secara buatan. Di tingkat nasional, Presiden Prabowo Subianto mengadakan rapat terbatas untuk mengkaji kesiapan pemerintah menghadapi dampak El Nino, di mana salah satu langkah yang disepakati adalah penyaluran bantuan pangan, khususnya beras sebesar 30 kg per bulan, yang akan dilanjutkan hingga Desember 2026. Pramono menekankan pentingnya kewaspadaan dan antisipasi agar tidak terjadi kebakaran yang merugikan masyarakat. Meski demikian, ia menyatakan kondisi kekeringan di Jakarta masih dapat dikelola karena ketersediaan air masih mencukupi kebutuhan warga. Pemerintah juga terus memantau dampak bencana erupsi gunung berapi terhadap perekonomian di daerah terdampak untuk menyesuaikan kebijakan penanganan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Liputan6.com
Pramono Ingatkan Warga Waspada Potensi Kebakaran saat El Nino
8 September 2026 pukul 21.00 · Baca aslinya ↗
SINDOnews
Akui Kekeringan Terjadi di Jakarta, Pramono: Bisa Teratasi, Airnya Masih Cukup
9 September 2026 pukul 07.07 · Baca aslinya ↗