Jakarta · Kamis, 17 September 2026Cari
WargaKonoha

Pemerintah Bangun 1.269-1.300 Kampung Nelayan Merah Putih dengan Anggaran Rp 10 Triliun

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkirakan kebutuhan dana sebesar Rp 10 triliun untuk membangun 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) pada 2026. Biaya tidak disamakan, melainkan disesuaikan dengan tipe dan kebutuhan lokasi. KNMP tipe hub membutuhkan anggaran Rp 8-11 miliar per unit, sementara tipe penyangga membutuhkan Rp 3-5 miliar per lokasi. Estimasi ini masih bersifat kalkulasi awal dan akan dihitung lebih rinci. Program ini mendukung target pemerintah untuk membangun 5.000 KNMP hingga akhir 2029 guna memperkuat perekonomian masyarakat pesisir. Fasilitas yang disediakan meliputi tempat pelelangan ikan, dermaga, cold storage, bengkel, pabrik es, hingga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN).

Presiden Prabowo menargetkan penyelesaian pembangunan sekitar 1.300 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) pada akhir tahun ini. Proyek yang dikelola KKP ini bertujuan mengubah kawasan pemukini nelayan yang kumuh menjadi modern setara negara maju. KNMP akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang produktivitas, seperti pabrik es, gudang beku (cold storage), sentra kuliner, bengkel kapal, dermaga, serta balai pelatihan. Pembangunan ini dimaksudkan untuk mengatasi kendala akses logistik dan sarana prasarana yang selama ini terabaikan bagi masyarakat nelayan di Indonesia.

Pada akhir April 2026, KKP menyelesaikan 65 KNMP tahap pertama. Selama masa uji coba hingga 14 Agustus 2026, 65 KNMP tersebut mencatatkan pengiriman hasil laut sebesar 273,6 ton dengan nilai transaksi mencapai Rp 11,10 miliar. Komoditas yang diperdagangkan meliputi tuna, cumi, gurita, tongkol, bawal, ikan demersal, dan kakap putih dari berbagai daerah seperti Lampung, Sumbawa, Pandeglang, hingga Merauke. Terdapat perbedaan dalam jumlah target KNMP yang disampaikan oleh media, dengan Liputan6.com menyebutkan 1.269 unit pada 2026 sementara CNBC Indonesia menyebutkan sekitar 1.300 unit pada akhir tahun yang sama.

Menurut tiap media