Pemerintah Bangun Pabrik Minyak Goreng Koperasi untuk Hilirisasi Sawit
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Menteri Koperasi Ferry Juliantono berencana membangun pabrik minyak goreng yang dikelola oleh koperasi, dengan produk yang akan didistribusikan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan koperasi lainnya. Langkah ini bertujuan mengalihkan konsumsi masyarakat dari produk perusahaan besar ke produk koperasi guna memutus dominasi segelintir keluarga yang menguasai lahan sawit dan pabrik CPO di Indonesia. ANTARA News melaporkan bahwa langkah ini dilakukan untuk memutus dominasi "segelintir keluarga yang menguasai mayoritas lahan sawit dan pabrik CPO di Indonesia", sementara Liputan6.com menyatakan bahwa keluarga-keluarga tersebut menguasai "52% lahan sawit dan pabrik CPO di Indonesia".
Sebagai langkah awal, pemerintah telah meresmikan pabrik pengolahan CPO milik KUD Sejahtera di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Pabrik dengan investasi Rp100 miliar ini memiliki kapasitas olah 45 ton tandan buah segar per jam. ANTARA News menyebutkan bahwa pabrik ini "diproyeksikan menjadi model hilirisasi sawit berbasis koperasi untuk direplikasi di wilayah lain", sementara Liputan6.com menyatakan bahwa pabrik ini "menjadi model hilirisasi sawit berbasis koperasi" tanpa menyebutkan proyeksi replikasi di wilayah lain.
Kedua sumber juga melaporkan bahwa koperasi didorong untuk membangun fasilitas pemurnian minyak goreng (refinery) sebagai langkah selanjutnya dalam memperluas usaha ke produk turunan kelapa sawit.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
ANTARA News
Menkop: Koperasi akan punya pabrik minyak goreng dan dijual di kopdes
30 September 2026 pukul 16.17 · Baca aslinya ↗
Liputan6.com
Menkop: Minyak Goreng dari Pabrik Koperasi Bakal Dijual di Kopdes Merah Putih
30 September 2026 pukul 18.50 · Baca aslinya ↗