Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pemerintah Bangun PLTS 1.000 MW di Bali dengan Kolaborasi Pusat dan Daerah

Menteri Energi Bahlil Lahadalia menyatakan pelaksanaan program pemerintah tidak boleh dipengaruhi warna politik. Ia mencontohkan proyek PLTS 1.000 MW di Bali yang dikelola kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Meskipun Presiden Prabowo Subianto Ketua Gerindra dan Bahlil Ketua Golkar, proyek tersebut tetap berjalan. Gubernur Bali I Wayan Koster menyiapkan lahan sekitar 1.000 hektar untuk proyek PLTS 1.000 MW, dengan 320 hektare di lokasi peluncuran. Proyek ini bagian dari Program PLTS 100 GW yang ditargetkan selesai dalam tiga tahun. Diharapkan proyek dapat mengurangi penggunaan diesel dan menghemat solar sekitar 0,6 juta kiloliter serta mendukung pengembangan energi bersih di Bali yang andal aliran wisata.

Pemprov Bali telah memetakan lahan strategis, termasuk 321 hektar di Gilimanuk, Jembrana, serta lahan di Buleleng dan Karangasem yang sedang dalam tahap survei. Lahan kering di Buleleng akan diprioritaskan dulu. Inisiatif ini selaras dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Mandiri Energi. Target kapasitas PLTS di Bali ditargetkan mencapai 1.000 megawatt peak (MWp).

Menurut tiap media