Pemerintah Bentuk Kemenko Baru untuk Percepat Transisi Energi dan Hilirisasi
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Presiden Prabowo Subianto melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, sekaligus Menteri ESDM dan Ketua Satgas Hilirisasi dan Ketahanan Energi. Kemenko baru ini dilokasikan di lingkungan Kementerian ESDM karena 90 persen investasi hilirisasi berada di sektor energi dan sumber daya mineral, dan berfungsi sebagai koordinator antar kementerian termasuk Kemen Investasi dan Hilirisasi. Bahlil menekankan komitmen pemerintah dalam mencapai target Asta Cita Prabowo, dengan susunan kementerian di bawah koordinasinya masih menunggu peraturan presiden. Sejak dulu, Bahlil telah menginisiasi 18 megaproyek hilirisasi dengan investasi US$ 38,63 miliar (Rp618,3 triliun) melalui BPI Danantara, meliputi 8 proyek sektor mineral dan batu bara, 2 proyek transisi energi, 2 proyek ketahanan energi, 3 proyek pertanian, serta 3 proyek kelautan dan perikanan. Sektor mineral dan batu bara menjadi kontributor terbesar dengan nilai US$ 20,1 miliar, dan proyek ini diproyeksikan mampu menyerap hingga 276.636 tenaga kerja.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JPNN.com
Kejar Target Asta Cita Prabowo, Bahlil Sebut Kemenko Baru Fokus Percepat Transisi Energi
1 Oktober 2026 pukul 18.51 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Jadi Menko Hilirisasi, Bahlil Sempat Targetkan Megaproyek Rp618 T
2 Oktober 2026 pukul 12.10 · Baca aslinya ↗