Pemerintah dan DPR Sepakati Subsidi Energi APBN 2027 Sebesar Rp261,5 Triliun
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Pemerintah dan DPR RI menyepakati total subsidi energi APBN 2027 sebesar Rp261,5 triliun, turun Rp11,44 triliun dari usulan atau alokasi sebelumnya yang mencapai Rp272,94 triliun. Penurunan ini difokuskan pada subsidi BBM dan LPG 3 kg yang ditetapkan sebesar Rp131,39 triliun, turun dari Rp143,84 triliun. Sementara itu, subsidi listrik tetap dipertahankan pada angka Rp130,11 triliun. Penyesuaian dilakukan untuk meningkatkan efisiensi anggaran dan memperbaiki distribusi agar subsidi lebih tepat sasaran.
terdapat perbedaan data volume BBM bersubsidi antara kedua media. Warta Ekonomi menyebut kuota solar turun menjadi 19 juta KL dari 19,56 juta KL, sedangkan JawaPos menetapkan volume BBM bersubsidi sebesar 19,56 juta kiloliter dengan rincian solar 19 juta kiloliter. Keduanya sepakat volume LPG 3 kg turun menjadi 8 juta MT dari 8,95 juta MT, volume minyak tanah naik menjadi 561 ribu KL dari 539 ribu KL, serta besaran subsidi solar tetap Rp1.000 per liter.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
Kuota Solar dan LPG 3 Kg Dipangkas, Total Subsidi Energi APBN 2027 Ditetapkan Rp261,5 Triliun
29 September 2026 pukul 16.06 · Baca aslinya ↗
JawaPos
Pangkas Porsi BBM Bersubsidi dan LPG 3 Kg, Subsidi Energi 2027 Disepakati Rp 261,5 Triliun
30 September 2026 pukul 00.13 · Baca aslinya ↗