Pemerintah DKI Rencanakan Penataan Ulang Kawasan Blok M dengan Kolaborasi Pengembang Swasta
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan groundbreaking penataan kawasan Blok M dilakukan pada pekan ini atau pekan depan (1-2 Oktober 2026). Proyek ini merupakan kolaborasi antara Pemprov DKI melalui PT MRT Jakarta dengan pengembang swasta untuk menciptakan kawasan mixed-use yang terintegrasi, mencakup pembangunan apartemen, hotel, dan area komersial. Penataan ini bertujuan menjadikan Blok M sebagai percontohan terminal modern yang mengutamakan pejalan kaki serta meningkatkan dampak ekonomi kawasan.
Pengembangan ini menggunakan konsep Ultimate Development dengan pendekatan 3A 1C (accessibility, amenities, attraction, community) untuk memperkuat konektivitas dan ruang publik. Saat ini, Blok M telah menarik sekitar 25.000 pengunjung harian. Setelah Blok M, Pemprov DKI berencana melakukan penataan serupa di kawasan Pasar Baru, Glodok-Pancoran, dan Kota Tua guna menciptakan hub baru bagi wisatawan.
Berbeda dari Detik.com, Warta Ekonomi menyebut bahwa penataan ulang Blok M dilakukan dengan kerja sama PT MRT Jakarta dan developer besar, namun tidak menyebutkan konsep pengembangan atau pendekatan 3A 1C. Selain itu, Warta Ekonomi tidak menyebutkan jumlah pengunjung harian Blok M yang sekitar 25.000 orang yang disebutkan di Detik.com. Sementara itu, nilai investasi dan nama developer yang terlibat dalam proyek tidak diungkapkan dalam kedua laporan tersebut.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Kawasan Blok M Bakal 'Disulap', Pramono Targetkan Groundbreaking Pekan Depan
1 Oktober 2026 pukul 10.47 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Gandeng Developer Besar, Pramono Segera Ground Breaking Penataan Ulang Blok M
1 Oktober 2026 pukul 17.00 · Baca aslinya ↗