Jakarta · Senin, 5 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Pemerintah Jaga Harga BBM Subsidi dan Stok Ketahanan 18-20 Hari

Kementerian ESDM menegaskan harga BBM subsidi dalam negeri tidak akan naik demi menjaga stabilitas inflasi dan daya beli masyarakat. Dirjen Migas Laode Sulaeman menyatakan penstabilan harga penting karena dampak besar pada nelayan dan petani. Pemerintah mengamankan pasokan minyak melalui 'berburu' langsung ke negara dengan stok berlebih, menggantikan skema lelang sebelumnya. Stok ketahanan BBM national dijaga pada kisaran 18-20 hari. Antreja di SPBU disebabkan hambatan distribusi akibat El Nino, bukan karena stok langka.

Pemerintah melalui Kementerian ESDM memastikan harga BBM subsidi (solar, bensin biosolar, dan pertalite) tetap stabil untuk menjaga inflasi dan daya beli masyarakat. Dirjen Migas Laode menyatakan bahwa dua langkah utama pemerintah adalah menjaga subsidi tetap dan mempertahankan stok nasional 18-20 hari. Indonesia kehilangan 25% pasokan impor BBM akibat konflik Timur Tengah, sehingga pemerintah melakukan pencarian pasokan alternatif dari negara dengan stok berlebih. Inflasi September 2026 mencatat 3,28% YoY, dengan bensin menyumbang 0,31%. Harga MOPS RON 92 dan Gasoil 0,25%S pada September 2026 masing-masing Rp140,50 dan Rp159,70.

Menurut tiap media