Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pemerintah Jawa Tengah Perbaiki RTLH dan Tingkatkan Kesejahteraan Penghuni pada Hari Jadi Ke-81

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyambut hari jadi ke-81 dengan memperkuat program pembenahan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) secara terintegrasi. Program ini tidak hanya memperbaiki struktur fisik hunian, tetapi juga menyentuh akar persoalan kesejahteraan penghuninya melalui intervensi pendidikan, peluang kerja, dan bantuan sosial. Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan komitmen pemerintah dalam mendampingi keluarga penerima manfaat secara menyeluruh guna mengatasi masalah penghasilan keluarga yang terbatas dan ketidakpastian pekerjaan.

Selama tahun 2025, sebanyak 274.514 unit rumah berhasil ditangani dan diperbaiki, menurunkan angka backlog perumahan dari 1.332.968 unit pada awal tahun menjadi 1.058.454 unit pada awal tahun 2026. Namun, masih tersisa 993.005 unit backlog yang perlu ditangani hingga Triwulan II 2026. Pemerintah daerah menggunakan berbagai sumber pendanaan seperti APBN, APBD, Dana Desa, CSR, dan Baznas untuk melanjutkan program tersebut pada 2026 dengan capaian 65.449 unit hingga Triwulan II.

Terdapat perbedaan dalam penjelasan media mengenai profil backlog awal 2026. Media Indonesia menyebutkan 762.064 unit backlog kelayakan dan 296.390 unit backlog kepemilikan, sementara media lain tidak menyebutkan detail tersebut. Selain itu, Media Indonesia melaporkan bahwa dari 17.510 unit yang ditangani melalui APBD pada 2025, sebagian besar (17.170 unit) merupakan peningkatan kualitas RTLH, sementara pembangunan baru hanya 340 unit.

Menurut tiap media