Pemerintah Jamin Harga Pertalite Tetap, Pertamax Disesuaikan dengan Pasar Hingga Akhir 2026
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Kementerian ESDM memastikan harga Pertalite tetap Rp 10.000 per liter hingga akhir tahun 2026, meski harga minyak dunia mengalami kenaikan. Harga minyak Brent mencapai US$106,9 per barel pada September 2026, dipengaruhi oleh kekhawatiran gangguan pasokan akibat konflik AS-Iran. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyatakan kebijakan pemerintah untuk mempertahankan harga BBM bersubsidi demi kesejahteraan masyarakat.
Harga BBM non subsidi seperti Pertamax akan menyesuaikan dengan perkembangan harga pasar. Penyesuaian rutin dilakukan setiap tanggal 1 di awal bulan berdasarkan rata-rata minyak dunia dalam satu minggu. Potensi kenaikan harga BBM non subsidi akan dinilai untuk periode Oktober 2026. Harga minyak dunia naik secara berturut-turut, terutama terkait konflik AS-Iran setelah tren kenaikan dari penyebaran stabilitas pada Juni-Juli 2026.
Selain Pertalite, harga biosolar juga tetap stabil hingga akhir tahun 2026. Menteri Keuangan memastikan defisit APBN tetap terkendali dengan asumsi ICP berada di level USD 100. Ekspor minyak Timur Tengah mencapai 12,8 juta barel per hari pada September, tertinggi sejak Februari.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Pemerintah Wanti-wanti Harga Pertamax cs Bakal Naik!
29 September 2026 pukul 11.02 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Minyak Melejit, Harga BBM Pertalite Tak Naik Sampai Akhir Tahun!
29 September 2026 pukul 12.20 · Baca aslinya ↗
JawaPos
Pemerintah Jamin Pertalite-Biosolar Tak Naik meski Harga Minyak Dunia Tembus USD 107 per Barel
29 September 2026 pukul 13.15 · Baca aslinya ↗