Pemerintah Perbaiki DTSEN untuk Tepatkan Bansos dan Subsidi
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Pemerintah sedang memperbaiki parameter ekonomi dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola BPS, termasuk kalibrasi ulang baseline PDB dan peninjauan kembali data desil sebagai tolak ukur penentuan penerima perlindungan sosial. Perbaikan ini dilakukan agar subsidi dan bantuan sosial (bansos) dapat ditujukan ke masyarakat yang memang berhak, menghindari penyaluran yang tidak tepat sasaran. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan DTSEN akan disempurnakan sebagai sumber data utama untuk merancang dan mengevaluasi program pembangunan secara efektif, efisien, dan akuntabel.
Berbeda dengan fokus pada perbaikan data, CNN Indonesia menekankan penggunaan DTSEN untuk meningkatkan ketepatan sasaran penyaluran subsidi dan bansos. Purbaya menegaskan bahwa DTSEN menjadi sumber utama dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi program pembangunan agar lebih efektif dan efisien. Ia juga menyatakan bahwa APBN 2027 dirancang sebagai shock absorber untuk menjaga stabilitas ekonomi serta daya beli masyarakat di tengah tantangan geopolitik global.
Kedua sumber menyampaikan bahwa tujuan akhir dari penggunaan DTSEN adalah memastikan subsidi dan bansos sampai kepada penerima yang benar-benar membutuhkan, sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan dan mewujudkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Data Desil Jadi Sorotan, Misbakhun Sebut Pemerintah Perbaiki Parameter
27 Agustus 2026 pukul 14.00 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Bansos dan Subsidi Sering Salah Sasaran, Ini Jurus Purbaya
27 Agustus 2026 pukul 17.29 · Baca aslinya ↗