Jakarta · Sabtu, 3 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Pemerintah Perkuat Perlinsos Digital dengan Rekrutmen Agen untuk Penyaluran Bansos Tepat Sasaran

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dan Menteri Sosial Gus Ipul memperkuat program penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui peningkatan jumlah Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos). Agen tersebut berupa relawan yang membantu masyarakat, terutama yang kesulitan menggunakan perangkat digital, mengakses layanan Perlinsos Digital. Validasi identitas dilakukan cepat melalui integrasi data Dukcapil dengan biometrik seperti sidik jari, face recognition, dan retina, mampu selesai dalam lima sampai tujuh detik. Data Dukcapil digabungkan dengan BPN untuk kepemilikan tanah dan kepolisian untuk kepemilikan kendaraan guna memastikan kelayakan penerima bantuan. Di Bali, agen diisi oleh kader posyandu, sementara di daerah lain disesuaikan dengan karakteristik lokal. Gus Ipul menyatakan target 50 persen penduduk Indonesia, setara dengan 48 juta keluarga, ditargetkan terdaftar dalam Perlinsos Digital. Saat ini hanya 5,6 juta keluarga (10 persen) yang terdaftar dengan dukungan 289 ribu agen. Untuk mencapai target, diperlukan 2,4 juta agen, yaitu 10 kali lipat dari jumlah saat ini. Tantangan utama adalah literasi digital masyarakat, terutama lansia, penyandang disabilitas, dan warga terpencil. Pemerintah mengusulkan Gerakan Nasional Peduli Tetangga dengan ajakan kepada semua kementerian dan lembaga untuk menjadi agen perlinsos.

Menurut tiap media