Pemerintah Rencana Buka Rekening untuk 200 Juta Warga dengan Anggaran yang Belum Final
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa anggaran untuk program pembukaan rekening bagi sekitar 200 juta warga belum final dan diperkirakan tidak akan mencapai Rp11 triliun seperti perhitungan sebelumnya. Pemerintah masih menghitung kebutuhan anggaran secara lebih rinci, termasuk menentukan sasaran penerima rekening baru. Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan bahwa kebutuhan anggaran untuk program ini diperkirakan mencapai Rp11 triliun dengan saldo awal Rp50 ribu per rekening. Perbedaan terdapat dalam estimasi anggaran yang diumumkan oleh kedua menteri. Program ini direncanakan memberikan saldo awal Rp50 ribu per rekening baru dan akan menggunakan NIK serta data Dukcapil, dengan rekening dibuka otomatis bagi warga yang memasuki usia 17 tahun dan telah memiliki KTP. Pemerintah berencana membuka rekening melalui BRI dan BSI, dengan BRI menangani program di luar Aceh dan BSI bertanggung jawab di wilayah Aceh. Terkait jadwal pelaksanaan, Purbaya belum memastikan program bisa dimulai pada akhir 2023, dan jika masih membutuhkan persiapan, pelaksanaan kemungkinan ditunda ke tahun 2024.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNN Indonesia
Purbaya: Anggaran Buka Rekening 200 Juta Warga Belum Final
10 September 2026 pukul 16.03 · Baca aslinya ↗
kumparan
Purbaya Sebut Anggaran Rp 11 T untuk Buka 200 Juta Rekening Masih Belum Final
10 September 2026 pukul 17.36 · Baca aslinya ↗