Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pemerintah Rencanakan Penghentian 13 GW PLTD dan Pembangunan 30 GW PLTS Tahun Ini

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana untuk menghentikan operasional 13 GW pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) pada tahun ini dan menggantinya dengan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) sebesar 30 GW. Langkah ini bertujuan memanfaatkan potensi sinar matahari yang melimpah di Indonesia sepanjang tahun untuk meningkatkan efisiensi energi.

Salah satu media menyebutkan bahwa pembangunan 30 GW PLTS merupakan bagian dari target 100 GW PLTS secara keseluruhan yang diharapkan tercapai pada tahun 2026. Media lain tidak menyebutkan target 100 GW tersebut. Selain itu, diinformasikan bahwa dengan pembangunan PLTS 100 GW, negara diperkirakan akan menghemat Rp 73,9 triliun per tahun dari penurunan biaya pokok penyediaan listrik serta mengurangi impor BBM solar, angka yang tidak disebutkan di media pertama.

Kedua sumber sepakat bahwa program ini mencakup alokasi PLTS 1 MW untuk setiap desa guna menciptakan kemandirian energi, terutama di wilayah kepulauan dan daerah terpencil yang selama ini bergantung pada pengiriman BBM solar. Tujuannya adalah meningkatkan efisiensi ekonomi lokal.

Menurut tiap media