Jakarta · Rabu, 30 September 2026Cari
WargaKonoha

Pemerintah Rombak Data Penerima Bansos dan Rencanakan Subsidi Tunai 2027

Pemerintah sedang merombak data penerima bantuan sosial (bansos) melalui digitalisasi berbasis kecerdasan buatan (AI). Proses ini melibatkan integrasi data lintas kementerian dan lembaga, termasuk Dukcapil yang memiliki data 289 juta penduduk atau 98% total penduduk Indonesia, Kementerian ATR/BPN, serta Polri. Pemadanan data diproyeksikan selesai akhir 2026, sehingga penyaluran bansos baru berbasis tunai dapat dimulai pada kuartal pertama 2027.

Langkah ini menjadi tahap awal untuk mengubah skema subsidi barang menjadi bantuan langsung tunai (cash transfer) dalam 1-2 tahun ke depan agar lebih efisien dan tepat sasaran. Rencana yang telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto ini sebenarnya sudah ada sejak 2013, sebagaimana disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa terkait subsidi BBM. Pemerintah juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial untuk melakukan pendaftaran ulang.

Menurut tiap media