Pemerintah Rombak Data Penerima Bansos dan Rencanakan Subsidi Tunai 2027
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Pemerintah sedang merombak data penerima bantuan sosial (bansos) melalui digitalisasi berbasis kecerdasan buatan (AI). Proses ini melibatkan integrasi data lintas kementerian dan lembaga, termasuk Dukcapil yang memiliki data 289 juta penduduk atau 98% total penduduk Indonesia, Kementerian ATR/BPN, serta Polri. Pemadanan data diproyeksikan selesai akhir 2026, sehingga penyaluran bansos baru berbasis tunai dapat dimulai pada kuartal pertama 2027.
Langkah ini menjadi tahap awal untuk mengubah skema subsidi barang menjadi bantuan langsung tunai (cash transfer) dalam 1-2 tahun ke depan agar lebih efisien dan tepat sasaran. Rencana yang telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto ini sebenarnya sudah ada sejak 2013, sebagaimana disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa terkait subsidi BBM. Pemerintah juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial untuk melakukan pendaftaran ulang.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Data Penerima Bansos Dirombak Total, Mulai Dipakai 2027
30 September 2026 pukul 12.41 · Baca aslinya ↗
Wacana Lama Muncul Lagi, Subsidi Barang Mau Diubah Jadi Uang Tunai!
30 September 2026 pukul 13.19 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Bansos 2027 Jadi Tahap Awal Pemerintah Ubah Subsidi Barang Menjadi Tunai
30 September 2026 pukul 17.27 · Baca aslinya ↗