Pemerintah Siapkan Rp11 Triliun untuk Rekening Massal Warga Indonesia
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah menyiapkan dana sebesar Rp11 triliun dari APBN untuk pembukaan rekening massal bagi warga negara Indonesia. Dana ini ditujukan untuk lebih dari 200 juta warga, dengan setiap rekening mendapatkan alokasi sebesar Rp50 ribu. Airlangga menjelaskan bahwa alokasi dana ini akan disalurkan secara bertahap, dengan target implementasi awal sebelum akhir tahun 2026.
Kedua sumber menyebutkan bahwa program ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan inklusi dan literasi keuangan nasional. Namun, terdapat perbedaan dalam penyebutan jumlah penerima: ANTARA News menyebutkan lebih dari 200 juri masyarakat, sementara Media Indonesia menyebutkan lebih dari 200 juta warga Indonesia. Kedua sumber juga menyampaikan bahwa pemerintah mas masih mengkaji apakah pendanaan akan diambil dari APBN 2026 atau 2027, sementara skema teknis pembukaan rekening sedang dibahas bersama Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan.
Bank yang ditunjuk untuk penyelenggaraan rekening massal adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Pendekatan yang digunakan melibatkan sinkronisasi data kependudukan melalui Dukcapil Kementerian Dalam Negeri untuk memastikan akurasi data penerima.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
ANTARA News
Airlangga: Pemerintah siapkan Rp11 triliun untuk rekening massal
9 September 2026 pukul 18.56 · Baca aslinya ↗
Media Indonesia
Airlangga: Pemerintah Siapkan Rp11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal
9 September 2026 pukul 19.01 · Baca aslinya ↗