Pemerintah Siapkan Sistem Pelacakan Pintar Pita Cukai Anti-Palsu
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan rencana penerapan teknologi track and trace untuk pita cukai. Sistem ini dikembangkan melalui kerja sama antara Peruri dan perusahaan teknologi asing, menggunakan teknologi pemindaian khusus yang lebih aman dibanding barcode konvensional serta sistem pengiriman data langsung untuk verifikasi keaslian melalui ponsel.
Pemerintah akan mencoba sistem selama lima tahun ke depan dengan kondisi bahwa jika tidak meningkatkan penerimaan pendapatan, sistem akan dihentikan. Pengadaan sistem tidak membebani anggaran negara karena menggunakan skema bagi hasil dari tambahan pendapatan yang diperoleh, dengan perusahaan penyedia teknologi menanggung modal awal dan pemerintah membayar komisi sesuai kesepakatan.
Untuk tahap awal, pemerintah akan memasang puluhan mesin track and trace yang harus dibuat secara custom. Saat ini satu mesin sedang diuji coba di Jawa Tengah. Dalam 6 bulan diperkirakan akan ada 100 mesin, dan dalam 9 bulan sekitar 240 mesin tersebar di berbagai lokasi. Namun terdapat perbedaan pendapat antara media: CNBC Indonesia menyebutkan bahwa pemerintah belum mengungkapkan nilai investasi dari perusahaan partner, sementara VOI dan JPNN.com tidak menyebutkan hal tersebut.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Purbaya Siapkan Pita Cukai 'Anti-Palsu' dengan Sistem Canggih
28 Agustus 2026 pukul 17.05 · Baca aslinya ↗
VOI
Teknologi Track and Trace Pita Cukai Disiapkan, Purbaya Ungkap Skema Pembiayaannya
28 Agustus 2026 pukul 18.23 · Baca aslinya ↗
JPNN.com
Sengkarut Masalah Pita Cukai Palsu, Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Terkini
29 Agustus 2026 pukul 01.59 · Baca aslinya ↗