Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Pemerintah Tangani Karhutla dengan Armada Garibaldi dan Satu Tim Rescue Satwa

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara cepat, termasuk penerapan kapal induk Garibaldi dari Italia sebagai pangkalan operasi helikopter dan drone. Kapal ini direncanakan tiba di Indonesia pada 17 September 2026 dan mampu mengangkut hingga 10 helikopter kelas menengah yang dapat mendukung operasi pemadaman dengan menyemprotkan air hingga 4-5 ton. Kapal ini akan dimodifikasi khusus untuk mendukung pengoperasian drone dan helikopter dalam upaya memperkuat respons terhadap kebakaran yang terjadi di banyak titik secara bersamaan.

Di sisi lain, Kementerian Kehutanan memperkuat sistem penyelamatan satwa liar akibat karhutla, terutama orangutan dan gajah. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan arahan Presiden untuk memprioritaskan keselaman satwa dalam proses pemadaman. Call center telah disiapkan bagi masyarakat untuk melaporkan penemuan orangutan di luar habitat, agar tim profesional dapat melakukan rescue. Pemerintah juga memperkuat patroli dan sosialisasi di Kalimantan Barat, termasuk kolaborasi dengan YIARI dan BKSDA.

Beberapa kejadian karhutla terbaru meliputi kebakaran di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah yang menghanguskan 15 hektare lahan, dan di Berau yang berhasil dipadamkan setelah 8 jam operasi. Di Natuna, api telah menghanguskan ratusan hektare hutan dengan metode pemadaman manual akibat keterbatasan peralatan. Pemerintah juga mengoptimalkan mekanisme ASEAN, operasi modifikasi cuaca (OMC), dan menerima bantuan teknis dari Jepang dan Malaysia untuk penanganan karhutla.

Menurut tiap media