Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Pemerintah Terbuka Koreksi Data Desil Bansos, Beberapa Media Sebut Saluran Berbeda

Kementerian Sosial membuka jalur perbaikan data desil bansos untuk mengoreksi kesalahan penerimaan bantuan. Pemerintah menyatakan terbuka terhadap perbaikan data karena kondisi sosial dinamis seperti perubahan status ekonomi, perpindahan penduduk, kelahiran, kematian, dan pernikahan. Namun, terdapat perbedaan dalam sebutan pejabat: CNN Indonesia menyebut Gus Ipul, sedangkan JawaPos menyebut Menteri Sosial Saifullah Yusuf. Media berbeda juga mencantumkan saluran aplikasi yang ditawarkan. CNN Indonesia hanya menyebut dua cara utama: menggunakan aplikasi Cek Bansos dengan formulir 'Usulkan Pembaruan' atau mendatangi kantor desa/kelurahan untuk survei langsung. Sementara itu, JawaPos mencantumkan lebih banyak saluran termasuk musyawarah RT/RW, dinas sosial, WhatsApp, command center, aplikasi Cek Bansos, dan SIKS-NG. Hasil survei diproses melalui musyawarah desil dan dikirim ke BPS untuk peringkasan ulang tiap tiga bulan, sebagaimana disebutkan CNN Indonesia. Data kesejahteraan bersifat dinamis dan berubah tergantung kondisi kehidupan sehari-hari.

Menurut tiap media