Jakarta · Sabtu, 5 September 2026Cari
WargaKonoha

Muktamar NU ke-35: Gus Kikin Terpilih, Gus Ipul Pastikan Proses Tertib

Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) berhasil menetapkan KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) sebagai Ketua Umum Pengurus Besar PBNU periode 2026-2031. Gus Kikin mendapatkan 472 suara melalui AHWA, mengalahkan empat kandidat lain. Miftahul Achyar terpilih sebagai Rais Aam PBNU 2026-2031. Di balik keberhasilan ini, Muhammad Lukman Edy (Abi Rekso) dikabarkan sebagai sosok penting dalam tim pemenangan Gus Kikin, yang hanya butuh dua minggu persiapan untuk menggalang dukungan.

Ketua Organizing Committee Muktamar, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menegaskan bahwa proses muktamar telah berjalan demokratis, transparan, dan tepat waktu tanpa ada 'Paket Istana' atau intervensi pihak eksternal. Gus Ipul juga memastikan tidak ada peserta susupan dalam penyelenggaraan, dengan verifikasi bertahap melalui surat keputusan, daftar sementara, hingga final. Ia menegaskan bahwa mengaitkan kondisi internal NU dengan latar belakang organisasi seperti PMII dan HMI tidak tepat, dan mengajak untuk menghentikan narasi pertentangan antarkelompok.

Terkait isu pencurian identitas penerima bansos untuk judi online, Gus Ipul sebagai Menteri Sosial menyatakan bahwa Kementerian Sosial telah menangguhkan 1,49 juta KPM Program Sembako yang terindikasi terlibat judi online. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menutup Muktamar ke-35 NU di Jombang. PBNU juga memanfaatkan teknologi command center dan 100 kamera CCTV untuk memantau proses muktamar guna memastikan transparansi.

Menurut tiap media