Penanganan Dampak Gempa NTT dan Penyaluran Bantuan bagi Pengungsi
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Gempa bumi bermagnitudo 7,7 mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan gempa susulan yang masih dirasakan di sejumlah wilayah, khususnya Kabupaten Manggarai. Bencana ini mengakibatkan 1.245 korban yang meliputi 509 orang luka berat dan 669 orang luka ringan. Mengenai jumlah korban jiwa, terdapat perbedaan informasi: satu sumber mencatat 67 orang meninggal dunia, sedangkan data BNPB per Senin (17/8) mencatat 68 orang meninggal. Selain korban jiwa dan luka, sebanyak 27.700 warga mengungsi di 107 titik pengungsian yang tersebar di 7 kabupaten.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meninjau lokasi pengungsian dan wilayah terdampak di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur bersama Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto. Dalam pelaksanaan penanganan bencana, Polri berkoordinasi langsung dengan BNPB, TNI, serta pemerintah daerah setempat.
Polri membentuk 8 posko tanggap bencana, menerjunkan 236 personel BKO, serta mengerahkan armada berupa 1 kapal, 3 pesawat, dan 3 helikopter untuk evakuasi dan logistik. Dari total 247,66 ton bantuan yang diserahkan, wilayah Manggarai menerima 3.500 paket bantuan, 500 mainan, 39 kasur, 10 tandon air, dan 36 boks obat.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNN Indonesia
Kapolri Tinjau Lokasi Terdampak Gempa NTT dan Serahkan Bantuan
18 Agustus 2026 pukul 16.16 · Baca aslinya ↗
kumparan
Kapolri: 27.700 Pengungsi Gempa NTT Tersebar di 107 Titik Pengungsian
18 Agustus 2026 pukul 18.15 · Baca aslinya ↗