Pencarian Jurnalis yang Hilang di Krakatau Masih Berlanjut Setelah Satu Jenazah Ditemukan
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Lima jurnalis foto yang hilang saat meliputi erupsi Gunung Anak Krakatau pada 1 September 2026 masih mencari upaya pencarian mandiri, meski Basarnas telah menghentikan operasi SAR pada 17 September 2026. Dwi Pambudo (PFI) memimpin upaya sinergi dengan keluarga korban dan nelayan untuk melanjutkan pencarian. Lima jurnalis ini diakui sebagai pahlawan pers karena dedikasi dalam menyajikan gambar berita, meski risiko besar dalam prosesnya. Dewan Pers dan Komisi Hukum menekankan pentingnya persiapan keselamatan wartawan di wilayah berisiko, termasuk pengetahuan, peralatan, dan asuransi.
Namun terdapat perbedaan jumlah korban. Sementara Kumparan menyebut lima jurnalis yang hilang, SINDOnews melaporkan delapan orang (termasuk awak kapal) yang hilang pada 1 September 2026 di Selat Sunda. Pada 5 September 2026, jenazah Surakhman, seorang awak kapal, ditemukan di perairan Pulau Enggano, Bengkulu Utara. Identifikasi dilakukan melalui pencocokan DNA dengan sampel keluarga. Pencarian selama 10 hari di Selat Sunda belum menemukan korban lainnya, namun temuan di Bengkulu menjadi titik terang pertama. Jenazah evakuasi ke RS Bhayangkara Bengkulu untuk proses identifikasi lanjutan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
kumparan
Ada Ikhtiar yang Senantiasa Terjaga untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Krakatau
21 September 2026 pukul 17.26 · Baca aslinya ↗
SINDOnews
Jenazah Kru Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Pulau Enggano Bengkulu
23 September 2026 pukul 14.10 · Baca aslinya ↗