Pencarian Kapal Jurnalis di Selat Sunda Akibat Erupsi Anak Krakatau
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Pencarian masih berlangsung untuk kapal cepat yang membawa jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Kapal tersebut bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (7/9) pukul 14.00 WIB dan terakhir terhubung pada pukul 15.04 WIB di koordinat 6°14'40.52"S, 105°40'49.48"T. Tim gabungan Polda Banten, Basarnas, TNI, dan unit penanggulangan bencana terlibat dalam operasi pencarian ini. Operasi pencarian sementara dihentikan hingga Rabu (9/9) pagi karena kondisi cuaca buruk, gelombang tinggi, angin kencang, dan aktivitas erupsi yang membatasi jarak pandang hingga satu mil. Pencarian dilanjutkan dengan kapal Basarnas sepanjang 40 meter di sekitar delapan mil dari Pantai Carita hingga Pulau Krakatau dan Pulau Panjang, namun hasilnya masih nihil hingga Selasa petang pukul 18.15 WIB.
CNN Indonesia melaporkan bahwa lima pewarta foto dari ANTARA hilang kontak, sementara ANTARA News menyebutkan tujuh jurnalis termasuk pewarta foto LKBN ANTARA M Bagus Khoirunnas. Perbedaan jumlah ini belum dijelaskan secara rinci oleh kedua media. Salah satu pewarta yang belum ditemukan adalah Muhammad Bagus Khoirunas dari ANTARA Biro Banten, yang hingga Selasa malam belum ada kabar darinya. Tim pencarian tetap berkoordinasi untuk memastikan komunikasi dan koordinasi pencarian tetap berjalan meskipun kondisi cuaca menghambat operasional.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
ANTARA News
Polda Banten kerahkan tim cari jurnalis hilang kontak di Selat Sunda
8 September 2026 pukul 21.25 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Antara Kirim Tim Khusus Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
8 September 2026 pukul 21.45 · Baca aslinya ↗