Pencarian Lima Jurnalis dan Tiga Kru Kapal yang Hilang di Anak Krakatau
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Delapan orang termasuk lima jurnalis dan tiga kru kapal dilaporkan hilang setelah berlayar ke dekat Gunung Anak Krakatau pada Senin, 7 September 2026, untuk meliputi erupsi gunung berapi tersebut. Mereka berangkat dari Carita, Pandeglang. Istri salah satu jurnalis meminta Tim SAR mengecek Pulau Sertung dan Pulau Panjang karena diduga rombongan turun ke sana. Foto yang dikirim pemandu kapal pada Senin pukul 18.13 WIB menunjukkan asap putih di Gunung Anak Krakatau, diperkirakan di dekat Pulau Sertung. Namun, Tim SAR belum dapat menjelajahi pulau tersebut karena kondisi angin dan asap yang menghambat. Gubernur Banten memastikan informasi ditindaklanjuti, sementara Tim SAR hanya mencapai perairan luar Pulau Rakata.
Hingga Jumat, 11 September 2026, belum ada tanda keberadaan korban berdasarkan pemantauan visual. Pencarian langsung di Pulau Sertung belum dapat dilakukan karena berada dalam radius 3 km dari gunung yang masih rawan, seperti data PVMBG. Tim SAR menggunakan teropong, drone, dan menyisir pulau-pulau sekitar bersama nelayan, namun kabut asap tebal menghambat hasil pencarian. Aktivitas erupsi berlangsung, dan tim SAR tetap memantau perkembangan BMKG dan PVMBG untuk keputusan masuk lokasi.
Perbedaan melibatkan jumlah orang: Detik.com melaporkan delapan orang termasuk lima jurnalis, sementara Liputan6.com menyebutkan lima jurnalis dan tiga kru kapal. Kedua sumber setuju bahwa pencarian di Pulau Sertung belum dapat dilakukan karena kondisi asap dan angin yang menghambat.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Keluarga Jurnalis Hilang di Anak Krakatau Minta Tim SAR Cek Pulau Sertung
9 September 2026 pukul 21.19 · Baca aslinya ↗
Liputan6.com
Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak, Tim SAR Belum Bisa Masuk Pulau Sertung
11 September 2026 pukul 08.04 · Baca aslinya ↗