Jakarta · Sabtu, 12 September 2026Cari
WargaKonoha

Pencarian Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau Fokus Laut, Didanai Tambahan Presiden

Presiden menyuruh penambahan anggaran mitigasi bencana untuk pencarian lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Pandeglang, sejak Senin (7/9). Kepala Polda Banten Irjen Hengki memimpin koordinasi tim SAR gabungan yang meliputi enam unit kapal dengan total area pencarian 271 nautical mile, fokus ke barat daya Pulau Gunung Anak Krakatau. Salah satu jurnalis mengirim koordinat pukul 14.42 WIB sebelum kontak terputus total pada 15.04 WIB. BMNB melaporkan abu vulkanik menyebar ke Laut Hindia, sehingga operasi pencarian harus mempertimbangkan risiko erupsi dan cuaca.

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyatakan pencarian tidak dilakukan melalui jalur udara karena situasi aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang belum stabil. Pencarian tetap dilakukan melalui jalur laut oleh Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Basarnas, dan relawan. Hengki menjelaskan bahwa pemantauan dapat dilakukan, tetapi situasi erupsi harus menjadi pertimbangan. Pencarian masih fokus menyisir setiap titik perairan di sekitar Gunung Anak Krakatau atau Selat Sunda, Pandeglang, Banten.

Pelindo Regional 2 Banten membuka akses Pelabuhan Ciwandan untuk mendukung operasi pencarian. Plt. General Manager Achmad Yoga Suryadarma menyatakan dermaga Pelabuhan Ciwandan digunakan sebagai lokasi pemberhentian Kapal Negara (KN) SAR 247 Tetuka milik Basarnas. Dukungan ini dilakukan untuk memastikan koordinasi dan operasional pencarian berjalan lancar sesuai prosedur di lapangan. Pelindo juga menyampaikan doa dan dukacan untuk rombongan jurnalis dan keluarga yang menanti kabar.

Menurut tiap media