Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

Penerobosan Massal Pemukim Israel ke Masjid Al-Aqsa dengan Perlindungan Militer

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir, dari sayap ekstrem, memimpin penerobosan para pemukim ke pelataran Masjid Al-Aqsa di bawah perlindungan pasukan pendudukan Israel pada Senin petang. Ben-Gvir sendiri melakukan doa dan ritual Talmud di bagian timur pelataran masjid. Pemerintahan Wilayah Yerusalem mengecam keras aksi tersebut sebagai pelanggaran terhadap status sejarah serta hukum masjid, menilai ini eskalasi berbahaya dan upaya memaksakan realitas baru di Masjid Al-Aqsa. Pihak pemerintahan setempat memperingatkan bahaya kontinu penerobosan pejabat dan pemukim Israel ke masjid tersebut serta ritual Talmud di pelalarannya, sambil menyerukan komunitas internasional untuk menghentikan pelanggaran tersebut dan mempertahankan status hukum Masjid Al-Aqsa sebagai tempat ibadah khusus bagi umat Islam.

Dalam periode Agustus 2026, pemerintah Provinsi Yerusalem mencatat 5.209 warga Israel memasuki dan menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur. Penyelidikan menyebutkan dua warga Palestina tewas, 83 orang melukai, serta 114 orang tangkap, termasuk lima anak-anak. Otoritas Israel juga mencatat 44 serangan terhadap warga Palestina dan properti mereka, serta 40 operasi pembongkasan lahan yang menyasar rumah dan bangunan milik warga. Klaim Palestina atas Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara yang diinginkan bertentangan dengan tindakan Israel yang menuduh berusaha mengubah karakter dan identitas kawasan tersebut secara berkelanjutan.

Menurut tiap media