Pengawasan Anggaran dan Pemutakhiran Data Penerima Program Makan Bergizi Gratis
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperketat pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui tim Direktorat Jenderal Perbendaharaan di seluruh daerah. Pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bertujuan memastikan penggunaan anggaran tepat sasaran. Kemenkeu akan melaporkan SPPG bermasalah kepada Badan Gizi Nasional (BGN) dan mengancam pengurangan anggaran jika tidak ada perbaikan.
Terjadi efisiensi anggaran MBG yang semula Rp330 triliun, turun menjadi Rp270 triliun, lalu Rp240 triliun, dengan perkiraan realisasi tahun ini bisa di bawah Rp200 triliun. Sementara itu, BGN melakukan pemutakhiran data penerima manfaat dengan mengeluarkan 1.653 satuan pendidikan, mayoritas sekolah swasta internasional, sekolah yang bekerja sama dengan institusi internasional/nasional, serta sekolah mandiri finansial.
Proses pendataan melibatkan Kemendikdasmen dan Kemenag mencakup lebih dari 580.000 satuan pendidikan. Saat ini, lebih dari 340.000 satuan pendidikan telah menerima layanan MBG, sedangkan sekitar 240.000 lainnya dijadwalkan masuk dalam tahapan perluasan layanan mendatang.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
Purbaya Ancam Pangkas Anggaran Dapur MBG yang Bermasalah
9 September 2026 pukul 05.38 · Baca aslinya ↗
JPNN.com
Perbarui Sasaran Penerima MBG, BGN Keluarkan 1.653 Satuan Pendidikan
11 September 2026 pukul 04.00 · Baca aslinya ↗