Jakarta · Sabtu, 22 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pertamina Perkuat Komitmen Pengembangan Panas Bumi di IIGCE 2026

Pada The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026, PT Pertamina (Persero) memperkuat komitmen pengembangan energi panas bumi sebagai bagian dari transisi energi nasional. Direktur Utama Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE), Ahmad Yani, menyatakan bahwa Indonesia memiliki potensi geothermal 40% dunia atau sekitar 24.000 MW, namun hanya 11% yang telah dimanfaatkan. PGE menargetkan peningkatan kapasitas PLTP menjadi 1,8 GW pada 2034 melalui pengembangan iklim bisnis yang lebih feasible dan bankable.

Di acara yang sama, PGE menandatangani dua Letter of Intent (LoI) dengan PT PLN Indonesia Power untuk pengembangan PLTP Ulubelu Bottoming Unit dan PLTP Lahendong Bottoming Unit. Selain itu, PGE menerima penugasan eksplorasi baru di wilayah Cubadak Panti, Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat, Sumatra Barat. Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menekankan komitmen transformasi menuju bisnis energi rendah karbon serta peluncuran buku sejarah panas bumi Indonesia sejak 1926.

Presiden Prabowo Subianto melalang Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menekankan pentingnya panas bumi untuk mengurangi ketergantungan energi impor dan menciptakan ketahanan energi nasional. Semua langkah mendukung target Net Zero Emission 2060 serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Menurut tiap media