Penjualan LCGC dan EV di Indonesia: Tren Penurunan vs Pertumbuhan pada 2026
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Penjualan LCGC (Mobil Kelas Menengah Terjangkau) mengalami penurunan drastis pada semester pertama 2026. Total 71.718 unit terjual, turun 13% dari tahun lalu. Wholesale hanya mencapai 55.506 unit, anjlok 18,4% dibanding 68.038 unit pada 2025. Kontribusi LCGC ke pasar mobil menurun dari 21% pada 2024 ke 15% pada 2025, kini hanya 13% pada 2026. Tren penurunan ini konsisten selama tiga tahun terakhir: 204.705 unit (2023), 176.766 unit (2024), dan 122.686 unit (2025). Daihatsu paling terdampak dengan penjualan LCGC turun 31,4% menjadi 18.846 unit dengan pangsa pasar 31,9%.
Di sisi lain, penjualan mobil listrik (EV) melesat dengan 87.758 unit terjual pada Januari-Juli 2026, naik 88,6% dari tahun lalu. BYD Atto 1 menjadi model terlaris pada Juli 2026 dengan 4.233 unit terjual.
Namun, laporan berbeda menunjukkan bahwa penjualan Daihatsu pada Agustus 2026 justru naik 10 persen hingga 12.100 unit dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (11.008 unit). Pertumbuhan ini didorong oleh penjualan Gran Max Series dan model LCGC (Sigra dan Ayla), yang secara bersama-sama menyumbang sekitar 80 persen dari total penjualan. Gran Max Series menjadi kontributor terbesar dengan 5.944 unit terjual, naik sekitar 3 persen dari Agustus 2025.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
SINDOnews
LCGC, Mobil Sejuta Umat Itu Semakin Ditinggalkan
5 September 2026 pukul 20.55 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Daihatsu Catat Penjualan 12.100 Unit pada Agustus 2026, Naik 10 Persen
7 September 2026 pukul 16.19 · Baca aslinya ↗