Penutupan Bandara Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau, Kemenhub Koordinasi Operasional
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Erupsi Gunung Anak Krakatau pada 4-6 September 2026 menyebabkan penutupan bandara akibat sebaran abu vulkanik. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menutup lima bandara (Soekarno-Hatta, Halim, Radin Inten II, Budiarto Curug, Pondok Cabe) pada 5 September, namun CNN Indonesia dan Media Indonesia melaporkan enam bandara tertutup termasuk Husein Sastranegara. Penutupan ini memengaruhi 373 penerbangan, termasuk 202 di Soekarno-Hatta, sementara Warta Ekonomi menyebut 277 penerbangan tambahan terdampak. BMKG mencatat 50 SIGMET dan dua sebaran abu: satu ke timur-laut (Jakarta, Banten, Jawa Barat), satu ke barat-laut (Lampung, Bengkulu, Samudra Hindia). Kemenhub menyiapkan tiga bandara alternatif (Kertajati, Ahmad Yani, Juanda) dan menekankan koordinasi dengan maskapai serta pihak terkait untuk keselamatan penerbangan. Pemerintah juga mengimbau masyarakat tetap waspada dan mengikuti instruksi resmi.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai 50.000 Kaki, Kemenhub: Lima Bandara Ditutup
6 September 2026 pukul 11.40 · Baca aslinya ↗
6 Bandara Ditutup akibat Erupsi Anak Krakatau, Ratusan Penerbangan Terdampak
6 September 2026 pukul 13.32 · Baca aslinya ↗
Pemerintah Siapkan Langkah Mitigasi Hadapi Dampak Erupsi Anak Krakatau
6 September 2026 pukul 14.42 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Kemenhub Siapkan 3 Bandara Alternatif Imbas Penutupan 6 Bandara
6 September 2026 pukul 14.23 · Baca aslinya ↗
Erupsi Anak Krakatau, Prabowo Minta Masyarakat Tetap Tenang dan Waspada
6 September 2026 pukul 14.49 · Baca aslinya ↗
Media Indonesia
Prabowo Pantau Dampak dan Perkuat Mitigasi Erupsi Anak Krakatau
6 September 2026 pukul 15.54 · Baca aslinya ↗