Penutupan Bandara Akibat Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Diperpanjang
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa pengujian paparan abu vulkanik dilakukan setiap 30 menit di seluruh bandara, termasuk yang tidak terdampak langsung, untuk memantau penyebaran abu dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Hasil pemantauan menunjukkan arah angin berubah dari barat ke timur dengan kecepatan lima knot pada ketinggian 15.000 kaki, meningkatkan kekhawatiran akan penyebaran abu yang lebih luas.
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memperpanjang penutupan empat bandara hingga Senin, 7 September 2026 pukul 23.59 WIB. Keempat bandara yang ditutup adalah Bandara Soekarno-Hatta (CGK), Bandara Halim Perdanakusuma (HLP), Bandara Radin Inten II (TKG), dan Bandara Husein Sastranegara (BDO).
Perbedaan melaporkan jumlah bandara yang ditutup. JPNN melaporkan delapan bandara ditutup hingga pukul 24.000 WIB, sementara SINDOnews dan CNBC Indonesia melaporkan empat bandara ditutup hingga 7 September 2026 pukul 23.59 WIB. Empat bandara yang dilaporkan ditutup oleh InJourney adalah bagian dari delapan bandara yang dilaporkan oleh JPNN.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JPNN.com
Test Paparan Abu Vulkanik pada Bandara Dilakukan Setiap 30 Menit
7 September 2026 pukul 06.06 · Baca aslinya ↗
SINDOnews
Penutupan 4 Bandara Diperpanjang hingga Senin 7 September 2026 Pukul 23.59 WIB Imbas Abu Vulkanik
7 September 2026 pukul 19.10 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
InJourney: 4 Bandara Termasuk Soetta Ditutup Sampai Pukul 23.59 WIB
7 September 2026 pukul 19.45 · Baca aslinya ↗