Penyidikan Meningunyah Sutrimo Masih Menunggu Hasil Lab Forensik
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Polda Metro Jaya masih menunggu hasil laboratorium forensik untuk mengungkap penyebab pasti kematian Sutrimo, kepala rumah tangga dan penjaga rumah mantan jaksa agung muda Febrie Adriansyah. Dalam proses penyidikan, telah memeriksa 27 orang saksi yang meliputi enam pengemudi ambulans, dua petugas keamanan dan satu dokter dari tiga pihak rumah sakit, dua petugas pemandi jenazah, tujuh saksi sekitar lokasi kejadian, tiga anggota keluarga, satu teman, serta satu perangkat desa. Hasil uji laboratorium forensik yang mencakup pemeriksaan racun diperkirakan diterima penyidik pada pekan ini.
Sutrimo ditemukan tidak sadarkan diri pada Kamis (23/7/2026) di depan klinik kecantikan Mordent di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, dan kemudian dibawa ke RS Muhammadiyah Taman Puring, namun dinyatakan sudah meninggal dunia. Polisi bersama tim forensik melakukan ekshumusi terhadap jenazah Sutrimo pada Rabu (12/8/2026) di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas. Proses ekshumusi berlangsung kurang lebih 3,5 jam, dari pukul 09.30 hingga 13.00 WIB.
Kedua media sama menyatakan bahwa hasil forensik diperkirakan akan diterima pada minggu ini dan akan disampaikan oleh tim dokter forensik yang ahli di bidangnya masing-masing.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
VOI
Polda Metro Perkirakan Hasil Lab Forensik Kematian Sutrimo Diterima Pekan Ini
25 Agustus 2026 pukul 10.33 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Polisi Ungkap Progres Pengusutan Kematian Sutrimo
25 Agustus 2026 pukul 16.16 · Baca aslinya ↗