Jakarta · Selasa, 6 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Perang Besar di Yaman Antara Militer Pro-Saudi dan Houthi Berlanjut

Perang di Yaman memuncak dengan klaim masing-masing pihak tentang inisiator konflik. Media SINDOnews melaporkan Ketua Dewan Kepemimpinan Presiden Yaman yang didukung Arab Saudi, Rashad al-Alimi, mengumumkan dimulainya perang besar-besaran untuk merebut kembali wilayah Houthi. Operasi dilakukan pasukan pemerintah yang diakui internasional bersama aliansi, dengan 257 operasi penargetan presisi yang menewaskan minimal 700 anggota Houthi berdasarkan perkiraan awal. Sementara itu, ANTARA News menyatakan Arab Saudi mengecam serangan Houthi sebagai eskalasi militer, dengan Houthi menyerang fasilitas sipil, situs suci, dan kapal di Laut Merah menggunakan rudal dan drone. Konflik berakar pada dukungan Iran terhadap Houthi yang menguasai sebagian besar Yaman termasuk Sanaa. Perbedaan mencolok terlihat dalam klaim tentang inisiator perang dan angka korban. Pada 2026, Houthi mengumumkan blokade maritim sebagai respons atas tuduhan blokade laut dan udara oleh Saudi.

Menurut tiap media