Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Pergerakan Aset Ultra Kaya Asia: Malaysia vs Singapura di Tengah Ketidakpastian Global

Supermilia Asia mengalokasikan aset ke beberapa negara dalam tengah ketidakpastian politik global. Singapore tetap menjadi safe haven bagi kekayaan dari Timur Tengah, terutama setelah konflik mengangkat dana kembali ke sana. Emas fisik dari Dubai masuk Singapore dalam jumlah besar. Malaysia menjadi tujuan utama warga China kaya karena valuasi properti lebih murah dibanding Singapura. CEO Maybank Alvin Lee menyatakan Kuala Lumpur, Malaka, dan Penang menjadi target utama beli properti. Harga emas US$4.400 per ons dengan prediksi Goldman Sachs mencapai US$4.900 pada akhir tahun. Generasi muda Asia meningkatkan minat pada aset digital dan kripto. China memiliki 1.110 miliarder pada Maret 2026, unggul dari AS yang hanya 1.000 miliarder.

Menurut tiap media