IHSG Fluktuasi di Awal Oktober 2026, Tekanan Jual Asing Berlanjut
Rangkuman gabungan dari 4 media · disusun dengan AI
IHSG mengalami fluktuasi signifikan pada Jumat, 2 Oktober 2026. Awal sesi menunjukkan konsensus bahwa indeks menguat sekitar 0,3-0,4%, namun berubah menjadi melemah pada akhir perdagangan. Berbagai media melaporkan level penutupan yang berbeda: CNBC Indonesia melaporkan 5.989,02 (-0,34%), Detik.com 5.991,53 (-0,30%), kumparan 5.990,2 (-0,32%), sementara SINDOnews dan Detik.com menyebut penutupan menguat 6.036 (+0,46%). Volume dan nilai transaksi juga berbeda antar sumber, dari Rp956,13 miliar hingga Rp12,63 triliun. Penjualan asing bersih mencatat Rp1,17 triliun pada hari itu. Sentimen pasar dipengaruhi reshuffle kabinet serta faktor eksternal seperti data ekonomi AS dan inflasi Zona Euro.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Awal Sesi I, IHSG Menguat 0,39%
2 Oktober 2026 pukul 09.03 · Baca aslinya ↗
Akhiri Sesi I, IHSG Anjlok 0,34%
2 Oktober 2026 pukul 11.59 · Baca aslinya ↗
Akhir Pekan Sesi I, Asing Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Dijalur Merah
2 Oktober 2026 pukul 12.35 · Baca aslinya ↗
Detik.com
IHSG Melemah Tinggalkan Level 6.000
2 Oktober 2026 pukul 09.22 · Baca aslinya ↗
Sambut Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat ke 6.036
2 Oktober 2026 pukul 16.28 · Baca aslinya ↗
kumparan
IHSG Sesi 1 Ditutup Melemah ke Level 5.990,2, Transaksi Capai Rp 6,39 T
2 Oktober 2026 pukul 11.40 · Baca aslinya ↗
SINDOnews
IHSG Anjlok 3,28% dalam Sepekan, Intip Daftar Saham yang Boncos dan Cuan
3 Oktober 2026 pukul 10.39 · Baca aslinya ↗