Perkembangan Pertanian Jawa Tengah Menjelang Hari Jadi ke-81
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Pada Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah, sektor pertanian menjadi fokus utama pemerintah untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Produksi padi Jawa Tengah pada 2025 mencapai 9,39 juta ton gabah kering giling (GKG), meningkat sekitar 493.684 ton dari tahun sebelumnya. Provinsi ini berkontribusi 15 persen terhadap produksi pangan nasional.
Di Desa Gentan, Sukoharjo, panen raya dilakukan di lahan seluas 264 hektare oleh lebih dari 100 petani dari Gapoktan Sari Tani, dengan hasil panen lebih dari 6 ton padi per hektare pada musim tanam kedua 2026. Petani menyampaikan aspirasi kepada pemerintah, termasuk kebutuhan air, listrik untuk sumur pertanian, tambahan mesin panen, dan perbaikan jalan usaha tani. Ketua Gapoktan, Joko Mursito, menyambut tanggapan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.
Pemerintah juga menyalurkan bantuan irigasi, mesin pertanian, dan benih untuk lahan seluas 47.200 hektare. Program seperti sistem sepur dan Pompa Air Tenaga Surya (PATS) diterapkan untuk mempercepat proses tanam dan meningkatkan produktivitas. Hingga saat ini, 26 kabupaten/kota telah memenuhi target perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) sebesar 87 persen.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JPNN.com
Dari Sawah Jawa Tengah untuk Meja Makan Indonesia
16 Agustus 2026 pukul 16.23 · Baca aslinya ↗
Media Indonesia
Hari Jadi Ke-81 Jateng: Dari Sawah Jawa Tengah untuk Meja Makan Indonesia
16 Agustus 2026 pukul 17.00 · Baca aslinya ↗