Perkembangan Sektor Keuangan: Struktur Maybank Indonesia dan Data Investasi Dana Pensiun OJK
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
PT Bank Maybank Indonesia Tbk telah menyelesaikan pengambilalihan saham PT Maybank Sekuritas Indonesia, PT Maybank Asset Management, dan PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia. Langkah ini merupakan realisasi struktur Maybank Indonesia sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK) Operasional yang telah disetujui oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kini, Maybank Indonesia beroperasi sebagai Grup Keuangan Terintegrasi yang membawahi lima entitas: Maybank Sekuritas Indonesia, Maybank Asset Management, Asuransi Etiqa, Maybank Finance, dan WOM. Integrasi ini bertujuan menyediakan ekosistem solusi keuangan lengkap, mencakup perbankan, investasi, wealth management, asuransi, hingga solusi non-bank dalam satu pintu. Strategi ini merupakan bagian dari ROAR30 Maybank Group untuk memperkuat posisi sebagai grup jasa keuangan terkemuka di ASEAN. Sementara itu, OJK melaporkan kenaikan signifikan imbal hasil investasi (ROI) dana pensiun pada Juli 2026 menjadi 0,95%, melonjak dari 0,02% pada Juni 2026. Peningkatan ini dipengaruhi oleh kondisi pasar dan strategi investasi masing-masing perusahaan. Salah satu pendorong utama adalah peningkatan penempatan investasi pada Surat Berharga Rupiah Bank Indonesia (SRBI) yang mencapai Rp18,52 triliun per Juli 2026, naik 132,76% secara tahunan (yoy). OJK menyarankan diversifikasi portofolio melalui instrumen lain seperti ETF emas, dengan tetap mempertimbangkan profil risiko dan kepentingan peserta dana pensiun.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Komitmen Maybank Indonesia Ciptakan Layanan Keuangan Komperhensif
14 September 2026 pukul 22.12 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Return Dana Pensiun Naik, Penempatan Investasi di SRBI Tembus Rp18,52 Triliun
15 September 2026 pukul 18.30 · Baca aslinya ↗