Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Permintaan Hunian di Bekasi-Cikarang Tinggi, Meikarta Tawarkan Cicilan Mulai Rp1,7 Juta

Masyarakat semakin memilih hunian di kawasan Bekasi dan Cikarang, dekat dengan pusat industri, akibat terbatasnya pilihan rumah terjangkau di Jakarta. Riset Indonesia Property Watch (IPW) menunjukkan tren ini, meskipun ada perbedaan mengenai periode riset: Liputan6.com melaporkan riset pada 2025, sementara Warta Ekonomi dan JPNN.com menyebutkan riset pada Januari 2026 dan awal 2026. Data 123 PropInsight (April 2025–Juni 2026) memperkuat bahwa permintaan rumah tapak kuat dari pekerja industri dan komuter di koridor Cikarang-Cibitung.

Pengembang Meikarta, melalui Presiden Direkturnya Indra Azwar, menawarkan skema cicilan hunian mulai dari Rp1,7 juta per bulan secara flat hingga lunas. Skema ini memberi calon pembeli kepastian nominal pembayaran untuk merencanakan anggaran. Namun, cicilan aktual tetap disesuaikan dengan unit, uang muka, tenor, dan persetujuan pembiayaan.

Meikarta menekankan bahwa kepemilikan rumah bukan sekadar pembelian unit, tetapi juga pemilihan lokasi untuk membangun kehidupan. Dengan menawarkan hunian dekat pusat aktivitas ekonomi dan skema cicilan terukur, pengembang berupaya memudahkan masyarakat yang ingin tinggal lebih efisien dan dekat dengan tempat kerja. Faktor lokasi, aksesibilitas, waktu tempuh, dan biaya transportasi kini menjadi pertimbangan penting dalam memilih hunian jangka panjang.

Menurut tiap media