Pertumbuhan Data Center Indonesia Diterangi PLN, Konsumsi Energi Mencapai 2.378 GWh
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
PT PLN (Persero) mencatat konsumsi energi dari 159 pelanggan pusat data di Indonesia mencapai 2.378 gigawatt hour (GWh) dengan kapasitas tersambung 2.038 megavolt ampere (MVA). Pertumbuhan ini didorong oleh transformasi digital, cloud computing, dan perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang meningkatkan kebutuhan infrastruktur energi. Sekitar 99 persen kapasitas pusat data masih terpusat di sistem kelistrikan Jawa-Madura-Bali, dengan Jawa Barat sebagai klaster utama, namun pengembangan mulai meluas ke Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, PLN mendorong koordinasi awal (early alignment) dengan pengembang data center guna menyelaraskan pembangkit dan jaringan listrik. PLN juga memproyeksikan total pelanggan pada 2025 mencapai 96 juta, diharapkan menembus 100 juta pada 2026, dengan pendapatan perseroan diproyeksikan mencapai US$35 miliar pada 2025.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JawaPos
Ekonomi Digital Terus Tumbuh, Konsumsi Energi Data Center capai 2.378 GWh
28 September 2026 pukul 12.17 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
PLN Kantongi 159 Perusahaan Data Center, Konsumsi Energi Tembus 2.378 GWh
28 September 2026 pukul 16.51 · Baca aslinya ↗